Aku tidak tahu sejak kapan MPASI jadi momok bagi para ibu. Yang aku tahu, semenjak terpapar keluhan ibu-ibu di sosmed dan shopee -beserta link affiliatenya-, sedikit banyak itu mempengaruhi pandanganku juga bahwa MPASI itu ribet.
Karenanyalah aku mempelajari fase ini lebih cepat. Ya, lebih cepat lebih baik daripada terlambat atau tidak sama sekali. Aku perlu pemahaman menyeluruh, tidak sepotong-sepotong dari sosmed.
Beruntungnya, alhamdulillah, di ipusnas ada buku ensiklopedi MPASI terbitan Gramedia Pustaka Utama. Penulisnya seorang dokter anak, Meta Hanindita. Beliau ternyata konselor ASI juga di Surabaya. Selain itu, banyak penghargaan yang beliau dapatkan sebagaimana tertera di Wikipedia. Menurutku, dengan kredibilitas beliau beserta penerbit besar di Indonesia, isi buku ini boleh dipertanggungjawabkan.
Dalam buku beliau, tidak ada paragraf utuh. Semua disampaikan per poin. Karena itulah bukunya berjudul 567 Fakta tentang MPASI.
Aku suka sih model penyampaian informasi seperti ini. Lebih to the point dan semuanya ter-highlight. Kemungkinan informasi terlewat lebih sedikit. Jadi, buku ini memang lebih cocok dibaca saat perlu ilmunya, bukan sekedar bacaan untuk mengisi waktu luang.
Pertama kali masuk ke dalam buku, kita disapa oleh definisi. Khas buku keilmuan. Disini, karena aku butuh 'ilmu baru', maka yang kumasukkan di catatan hanya beberapa saja. Silakan baca bukunya untuk memperoleh informasi komplet.
Baiklah, poin paling penting yang sulit sekali aku pahami sampai benar-benar berada dalam situasi memberi MPASI adalah:
1. Tekstur
Di usia 6-8 bulan, tekstur yang disarankan adalah halus, lembut, cukup kental sehingga tidak tumpah bila ditaruh di sendok. 3 bulan berikutnya, yaitu 9-11 bulan, makanan dicincang halus atau saring kasar. Saat ini pemberian finger food sudah diizinkan. Menginjak 1 tahun, anak diharapkan makan makanan keluarga.
2. Jumlah
Setidaknya, bayi usia 6-8 bulan memperoleh 2-3 sendok makan sekali duduk. Selanjutnya usia 9-11 bulan 6-8 sendok makan, dan 12-23 bulan 10-18 sendok makan.
3. Frekuensi
Inilah tantangan sesungguhnya. Frekuensi makan anak terkait erat dengan konsistensi jadwal pemberian makan. Pastikan kita sudah berlatih jauh-jauh hari membentuk rutinitas anak sebelum memulai MPASI. Frekuensi makan bayi usia 6-8 bulan sebanyak 2-3 kali/hari kecuali cemilan, dan 9-23 bulan 3-4 kali/hari kecuali cemilan juga.
4. Produk MPASI setidaknya mengandung 4 dari 7 pilihan:
a. Umbi-umbian, akar/?, dan biji-bijian
b. Kacang-kacangan
c. Produk susu
d. Daging-dagingan
e. Telur
f. Buah dan sayuran kaya vitamin A
g. Buah dan sayuran lainnya
5. Kandungan MPASI
Apa aku perlu timbangan dapur? /Ya!/
a. Karbohidrat 50 gr
b. Protein hewani 1,1 gr/kg berat badan/ hari
c. Lemak 30-45% dari total kalori atau 1 sendok teh
d. Buah dan sayur sebagai pengenalan saja
e. Garam kurang dari 1 gr/hari
f. Gula 5 gr/hari
Next tentang zat besi, pengolahan dan penyimpanan MPASI, serta yang paling mengejutkan -untukku- MPASI homemade atau pabrikmade/? ?
