Prompt: Hubungan apa yang berdampak positif terhadap Anda?
Aku tidak mengerti awalnya, tetapi setelah berpikir beberapa menit, aku sadar. Tidak ada hubungan yang paling berdampak positif terhadap kehidupan kita selain membaiknya hubungan kita dengan Allah.
Mulai dari shalat misalnya.
Dulu di masa kecil, umi paling mudah main tangan bila aku tidak shalat. Efeknya bukan aku menjadi benci shalat syukurnya alhamdulillah, justru di masa itu, aku malah merasa takut dengan pubertas :))
Sambil memandang jauh di depan pintu rumah, aku memikirkan, betapa beratnya hidup bila pena telah diangkat. Saat itu aku yakin mampu menahan godaan nafsu, berjanji tidak akan berdosa :)), namun aku juga sangsi ketika menyadari banyak orang yang terjatuh dalam jeratan syaitan.
Mungkin ini tidak ada hubungannya dengan aktivitas shalat di masa kecilku. Tapi kebiasaan untuk merenung, berkontemplasi *alah*, intropeksi diri, menjadi kekuatanku untuk terus memperbaiki hubunganku dengan Allah.
Tidak ada yang lebih menakutkan dari kehilangan Allah. Dijauhi olehNya itu sungguh sebuah mimpi buruk wal iyadzubillah. Kita tidak punya kendali lagi atas diri kita sendiri. Sudah tahu salah, tetap dikerjakan, sebab tak ada yang menahan kita dari perbuatan tersebut. Naudzubillahi min dzalik.
Hidup di dunia soal perbudakan memang. Kalau kita tidak berusaha menjadi budak Allah, pasti, ngga mungkin tidak, kita akan menjadi budaknya syaitan dan nafsu.
Itulah mengapa aku berpendapat, hubungan yang berdampak positif dalam hidupku adalah ketika aku memperbarui sepanjang waktu, hubunganku dengan Allah melalui shalat.

